Tes Kemampuan Akademik (TKA) kembali digelar pada tahun 2025, diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Asesmen Pendidikan. Tujuan utama pelaksanaan TKA adalah untuk memperoleh data capaian akademik murid yang terstandar, yang dapat digunakan sebagai dasar dalam proses seleksi akademik yang lebih objektif dan adil. Selain itu, TKA juga berperan dalam menjamin akses bagi peserta dari pendidikan nonformal dan informal untuk menyetarakan hasil belajar, mendorong peningkatan kualitas penilaian dari pendidik, serta memberikan gambaran jelas kepada murid mengenai kekuatan dan kelemahan bidang akademik mereka.
Untuk memastikan pelaksanaan TKA berjalan lancar, terutama bagi pihak proktor dan penyelenggara sesi tes, terdapat ketentuan khusus terkait kecepatan internet yang harus dipenuhi. Berdasarkan peraturan teknis (Juknis), kebutuhan bandwidth minimal adalah 16 Mbps (baik untuk unduhan maupun pengunggahan) untuk mendukung 40 peserta sekaligus, atau setara dengan 0,4 Mbps per komputer. Jika dalam satu sesi terdapat 100 peserta, maka diperlukan bandwidth sebesar 40 Mbps agar proses tes tidak terganggu oleh masalah koneksi.
Untuk memastikan kondisi internet di lokasi pelaksanaan memenuhi standar yang ditetapkan, pihak yang terkait dapat melakukan uji coba kecepatan internet melalui link resmi yang disediakan: https://tka.websp.my.id/tes-internet.html. Informasi lebih lanjut mengenai TKA 2025, termasuk akses ke dashboard resmi, dapat ditemukan di situs web resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah: https://tka.kemendikdasmen.go.id.
Apakah Anda atau lembaga Anda sedang mempersiapkan pelaksanaan TKA 2025? Atau mungkin Anda memiliki pengalaman atau tips tambahan terkait persiapan teknis untuk tes seperti ini?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar